Kamis, 23 Februari 2012

PANDANGAN UMUM FRAKSI DEMOKRAT KERAKYATAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN FAKFAK TERHADAP RANCANGAN APBD KABUPATEN FAKFAK T.A 2012 DALAM SIDANG PARIPURNA DPRD KABUPATEN FAKFAK MASA SIDANG KE 4 TAHUN 2011

0



PANDANGAN UMUM  FRAKSI DEMOKRAT KERAKYATAN
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH  KABUPATEN FAKFAK
TERHADAP RANCANGAN APBD KABUPATEN FAKFAK T.A 2012
 DALAM SIDANG PARIPURNA DPRD KABUPATEN FAKFAK
MASA SIDANG KE 4 TAHUN 2011

Yang kami hormati :
1.     Saudara Bupati Fakfak
2.     Ketua DPRD Kabupaten Fakfak
3.     Para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Fakfak
4.     Rekan rekan Anggota DPRD Kabupaten Fakfak
5.     Anggota Muspida Kabupaten Fakfak
6.     Ketua Pengadilan Negeri Fakfak
7.     Kepala-Kepala  Dinas, Badan dan Kantor instansi otonom dan  vertical.
8.     Pimpinan BUMD, BUMN
9.     Pipinan Partai Politik, Pimpinan Asosiasi, Organisasi Kemasyarakatan, Para Pimpinan Perguruan Tinggi dan Pimpinan LSM.
10.                        Para Perwira TNI, Polri
11.                        Pimpinan Organisasi Wanita,Tokoh Masyarakat, Totoh Agama,  Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak yang kami cintai dan kami banggakan.

Assalamu Alikum Wr, Wb., Syalom dan  Salam Sejahtera untuk kita semua.
Selaku umat yang beragama, tentu kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kasih dan penyertaannyalah maka kita pada hari ini dapat bersama-sama menghadiri Rapat Pleno Kedua Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Fakfak Masa Sidang Ke 4 Tahun Sidang 2011 dalam keadaan sehat Walafiat. 

Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Sebelum saya membacakan Pandangan Umum Faksi Demokrat Kerakyatan terhadap Rancangan APBD Tahun 2012 ini, perkenankan saya mewakili rekan-rekan dari Fraksi Democrat  Kerakyatan lebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada Saudara Bupati yang telah berkenan hadir dan menyampaikan Pidato Pengantar Nota Keuangan RAPBD Tahun 2012 pada Rapat Pleno Pertama Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Fakfak Masa Sidang Ke 4 Tahun Sidang 2011. 
Kami menyadari bahwa pelaksanaan pembahasan RAPBD T.A. 2012 ini seogianya berlangsung pada bulan Oktober-Nopember  2011 sesuai kelender perencanaan pembangunan nasional, tetapi karena satu dan lain hal terpaksa kita baru dapat melaksanakannya pada saat ini. Namun meskipun demikian seperti kata orang bijak lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Mudah-mudahan kedepan hal ini tidak terulang lagi. Untuk itu maka demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan daerah yang kita cintai ini, saya mewakili teman-teman anggota Fraksi Demokrat Kerakyatan mengajak kita semua supaya tahun depan dan seterusnya  kita sepakat dan memiliki komitmen yang kuat untuk membangun koordinasi yang lebih baik lagi.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Setelah membaca dan mencermati Pengantar Nota Keuangan RAPBD T.A. 2012, ternyata  permasalahan pokok dan tantangan pembangunan  Kabupaten Fakfak Tahun 2012 tidak berbeda dengan tahun 2011. Hal ini mengandung arti bahwa ternyata tidak  ada pengaruh yang signifikan dari pemanfaatan sumberdaya tahun 2011 terhadap pemecahan permasalahan pokok dan tantang pembangunan di Kabupaten Fakfak selama tahun 2011 sehingga permasalahan pokok dan tantangan tersebut  masih terbawa ke tahun 2012.   Padahal anggaran dan sumberdaya yang dialokasikan pada tahun 2011 tersebut seogianya bertujuan untuk mengatasi permasalahan dan tantangan pembangunan Tahun 2011. Yang menjadi pertanyaan kami berapa tahun lagikah permasalahan dan  tantangan pembangunan tersebut bisa bergeser...mohon penjelasan saudara bupati.

Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Tahun anggaran 2012 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2011-2015 dengan visi Terwujudnya keadilan ekonomi dan keadilan social menuju masyarakat Fakfak yang maju, mandiri dan sejahtera yang dilandasi oleh nilai-nilai religius dan kearifan local.  Visi tersebut tentunya bukan sekedar mimpi belaka melainkan  harus terwujud pada tahun 2016 yang dibuktikan dengan  indicator-indikator yang jelas dan terukur.  Jika visi tersebut tidak terwujud maka saudara Bupati dan Wakil Bupati  harus dapat menerima dan mengakuinya  sebagai sebuah kegagalan. Ini pesan dari masyarakat  supaya menjadi perhatian.
Tekait dengan perwujudan visi tersebut,  kami dari Fraksi Democrat Kerakyatan juga mengingatkan kepada saudara Bupati supaya  kebijakan  anggaran dan pemanfaatan sumberdaya pembangunan pada tahun 2012 hingga Tahun 2016 konsisten untuk menciptakan rasa keadilan dan keberdayaan masyarakat. Hal ini kami sampaikan karena mengingat adanya keluhan masyarakat kampung bahwa  sekarang mereka  sudah  merasa terlupakan karena katanya pemerintah yang sekarang sudah lebih memperhatikan  pembangunan di wilayah perkotaan. Kecemburuan social ini hanya dapat diminimalisir dengan cara memperhatikan rasionalisasi  belanja pembangunan antara kota dan kampung.



Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Sebagai wujud demokrasi di Tingkat Kampung maka pelaksanaan proses perencanaan  tingkat kampung harus  benar-benar dilaksanakan melalui musyawarah perencanaan kampung dengan memposisikan komponen masyarakat kampung sebagai stakeholders utama dan hasil-hasil perencanaan kampung juga harus terakomodir dalam RKPD.  Hal ini perlu kami sampaikan karena dalam RAPBD tahun 2012 kurang terlihat adanya aspirasi masyarakat kampung.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Proses  pembangunan  tentu harus  berjalan dinamis dan berkesinambungan artinya hasil-hasil kemajuan pembangunan yang diperoleh pada tahun sebelumnya tentu harus menjadi landasan atau acuan bagi pelaksanaan  pembangunan selanjutnya.   Namun berbeda dengan pembangunan daerah Kabupaten Fakfak yang kita cintai ini dimana  keberhasilan pembangunan dimasa lalu ternyata tidak menjadi  landasan perencanaan pembangunan untuk masa berikutnya. Hal ini terbukti karena  pada tahun 2010 PAD Kabupaten Fakfak  sudah ditargetkan sebesar Rp  34.288.019.482,- dan terealisasi sebesar Rp. 20.557.095.238 tetapi pada tahun 2011 hanya sebesar  Rp. 11.252.484.153,- kemudian pada tahun 2012 hanya Rp. 14.940.539.427,- . Hal ini mengandung arti bahwa besarnya PAD pada  tahun 2012 menurun  sebesar Rp. 19.347.480.055,- atau sebesar 56,43 %.  dari  tahun 2010.
Anjloknya penurunan target PAD  pada tahun 2012 dari tahun 2010 tentu mengundang pertanyaan. Apakah pemerintah pada tahun 2012 ini merasa pesismis untuk mencapai target PAD yang lebih besar atau memang target PAD pada tahun 2012 sengaja dibuat kecil supaya realisasinya nanti bisa melebihi target sehingga dapat dianggap menjadi sebuah prestasi. Mohon penjelasan saudara Bupati.

Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Kalau kita perhatikan sumber-sumber PAD pada tahun 2012 ternyata target Hasil pengelolaan kekayaan daerah dari tahun 2010 juga mengalami penurunan dari Rp. 8.165.282.583, pada tahun 2010 menjadi Rp. 5.200.000.000,- pada tahun 2012 . Target tersebut juga bahkan masih berada dibawah realisasi   hasil Pengelolaan kekayaan daerah pada tahun 2010 yang besarnya Rp. 6.494.744.786,- . Hal ini juga perlu penjelasan dari saudara Bupati  mengapa hasil pengelolaan kekayaan daerah pada tahun 2012 jauh dibawah tahun 2010. 
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Sumber penerimaan PAD yang meningkat baik dari tahun 2010 dan tahun 2011 adalah penerimaan Pajak daerah dan Retribusi daerah. Realisasi Pajak daerah pada tahun 2010 hanya Rp. 1.001.702.930,- pada tahun 2011 sebesar Rp.  1.166.500.000,- kemudian pada tahun 2012 target Pajak Daerah naik menjadi Rp 2.160.000.000,- . Demikian juga dengan Retribusi daerah pada tahun 2010 hanya Rp. 2.448.415.320,- tetapi pada tahun 2011 naik menjadi 2.862.500.000,- dan kemudian pada tahun 2012 ditargetkan naik menjadi Rp. 4.979.039.427,-. Artinya pada tahun 2012 target kenaikan penerimaan kedua sumber PAD tersebut  (Pajak Daerah dan Retribusi Daerah)  sangat cukup signifikan.  
Kami dari Fraksi Demokrat Kerakyatan sesungguhnya memberikan apresiasi terhadap naiknya kontribusi sumber-sumber PAD namun kalau bisa jangan karena kebijakan instan yang berdampak pada beban masyarakat seperti menaikkan   tarif pajak atau retribusi.  Terkait dengan hal tersebut mohon penjelasan saudara bupati...tentang upaya-upaya konkrit yang akan dilakukan pemerintah dalam menaikkan penerimaan pajak dan retribusi tersebut.

Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Kalau kita perhatikan dengan cermat 6 pokok permasalahan dan tantangan pembangunan Kabupaten Fakfak tahun 2012  dengan kebijakan umum belanja daerah maka terlihat ada ketidaksingkronan antara belanja daerah dengan kegiatan-kegiatan dalam upaya pemecahan permasalahan dan tantangan pembangunan. Dalam permasalahan pokok dan tantangan pembangunan jelas dikatakan bahwa masih rendahnya kualitas serta layanan kesehatan terutama di kampung. Ternyata alokasi anggaran untuk kegiatan  perbaikan sarana dan prasarana kesehatan maupun peningkatan layanan kesehatan di tingkat kampung sangat minim bahkan nyaris tidak terlihat.  Belanja kesehatan ternyata hanya terkonsentrasi untuk pembangunan dan pengadaan sarana prasarana RSUD. Demikian juga tentang lemahnya  peran koperasi dan UKM ternyata alokasi anggaran belanja langsung untuk pemberdayaan koperasi dan UKM    sangat minim dan tidak ada alokasi anggaran untuk bantuan modal usaha koperasi dan UKM yang selama ini dianggap jadi permasalahan koperasi dan UKM.
 Terkait dengan itu  maka diharapkan agar kebijakan umum anggaran belanja  lebih konsistensi untuk mengatasi permasalahan pokok dan tantangan pembangunan.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Dinas pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (SKPD) yang berfungsi mengelola Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 14.940.539.427,- ternyata membutuhkan anggaran Belanja melebihi Pendapatan Asli Daerah yaitu sebesar Rp. 23.452.879.196,- dengan rincian Belanja Tidak langsung sebesar Rp. 7.500.836.695.- dan Belanja Langsung sebesar Rp. 15.952.042.501.
Kalau kita melihat untung atau ruginya, sesungguhnya lebih baik dinas tersebut diligwisasi saja, biarlah daerah ini tidak punya PAD, kalau toh PAD tersebut juga tidak cukup untuk membiayai kebutuhan pengelolanya. Ada tiga keuntungan kalau dinas tersebut diligwidasi yaitu :
Yang pertama : Beban anggaran belanja bisa berkurang
Yang Kedua    : Masyarakat terbebas dari beban pajak dan retribusi .
Yang Ketiga     : Beban anggaran yang seharusnya untuk dinas tersebut dapat dialihkan untuk menunjang kegiatan lain yang lebih bermanfaatan bagi masyarakat.
Hal ini kami sampaikan hanya  sebuah contoh atau gambaran bahwa dalam pengalokasian anggaran tahun 2012 tidak memperhatikan  rasionalitas anggaran akibatnya terjadi pemborosan yang merugikan daerah.  
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Dalam  tubuh BPPKAD ada dua SKPD yaitu DPPKAD (SKPD) dan DPPKAD (PPKD) . Kedua  SKPD tersebut membutuhkan alokasi belanja yang tidak sedikit namun kalau kita melihat pada Lampiran Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahan 2012 tentang Rincian APBD menurut Pemerintahan Daerah, Organisasi, Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan T.A. 2012 yang ada hanya organisasi DPPKAD (SKPD) dengan Kode 1.20.0501 sedangkan organisasi DPPKAD (PPKAD) dengan kode  1.20.0502 tidak termuat dalam lampiran tersebut. Untuk itu mohon penjelasan dari saudara Bupati mengapa DPPKAD (PPKD) tersebut tidak termuat.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Dalam lampiran Rancangan peraturan daerah RAPBD Tahun 2012 tentang Rincian APBD menurut urusan Pemerintahan daerah, Organisasi, Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan T.A. 2012  pada organisasi DPPKAD (SKPD) dengan kode 1.20.0501 besarnya PAD tahun 2012 tertulis Rp. 13.124.000.000,- dan Retribusi Daerah sebesar Rp. 3.162.500.000,-  tetapi dalam Pengantar Nota Keuangan RAPBD Tahun 2012 besarnya PAD Tahun 2012 sebesar Rp. 14.940.539.427 dan Retribusi Daerah sebesar Rp. 4.979.039.427,-. Supaya tidak membingungkan kami di dewan ini dan juga seluruh masyarakat Kabupaten Fakfak maka  mohon  penjelasan saudara Bupati yang mana sesungguhnya prediksi PAD yang benar. Apakah yang tertulis dalam Pengantar Nota Keuangan T.A. 2012 atau yang tertulis dalam Rincian APBD menurut urusan Pemerintahan Daerah, Organisasi, Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan T.A. 2012.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Dalam sejarah pembangunan daerah Kabupaten Fakfak yang kita cintai ini, baru ada 6 unit kerja yang memberikan kontribusi terhadap PAD yaitu Dinas Keluatan dan perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perindag dan Dinas Pertanian dan Peternakan.
Dari ke enam unit kerja tersebut yang memberikan kontribusi terbesar adalah Dinas Kelautan dan Perikanan dan yang terkecil adalah  kontribusi Dinas pertanian dan peternakan. Namun melihat alokasi anggaran untuk belanja organisasi ternyata  pengalokasian anggaran untuk ke enam unit kerja ini sangat tidak proporsional artinya tidak sesuai dengan potensinya. Seharusnya pemerintah lebih mendorong unit kerja yang lebih potensial dan bila perlu memberikan penghargaan (reward) bagi yang memberikan kontribusi terbesar.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Mengingat adanya program Argropolitan di wilayah Distrik Bomberay, Minapolitan di Wery Distrik Fakfak Timur dan agrowisata di Distrik Kramongmongga pada tahun 2012. Kami harapkan agar program ini tidak senasib dengan program Agribisnis pada periode sebelumnya yang tidak tau hasilnya. Apabila program ini tidak berhasil maka pemerintah harus berani mengatakan  tidak berhasil dan jangan  ada lagi alasan-alasan klasik yang menyalahkan kondisi wilayah apalagi menyalahkan kapasitas masyarakat seperti periode sebelumnya. Karena program itu ada justru untuk mengatasi persoalan-persoalan ketidakberdayaan masyarakat termasuk  rendahnya kapasitas masyarakat.
Kemudian memahami  konsep ketiga  program tersebut adalah merupakan konsep program pengembangan kawasan (mikro special) maka ada tentu ada wilayah yang menjadi pusat kegiatan (central land) dan juga ada yang dianggap menjadi wilayah penyangga (hinter land). Oleh sebab itu maka kami mohon penjelasan saudara Bupati tentang wilayah-wilayah yang ditetapkan menjadi pusat kegiatan (Central land) dari program  Agropolitan, Milapolitan dan Agrowisata tersebut serta apa saja kegiatan-kegiatan yang direncanakan di wilayah-wilayah yang dianggap penyangga (hinter land).
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Pembangunan bandara di Kampung si Boru Distrik Fakfak Barat tentu akan membawa perubahan social di sekitarnya, oleh sebab itu kami sarankan agar pemerintah juga memperhatikan pembangunan baik infrastruktur jalan menuju Kampung Siboru dan menuju Bandara Siboru serta jembatan Murmre yang menjadi penghubung utama kampung Siboru,Sipatnanam, Werfra   sebagaimana aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Distrik Fakfak Barat khusunya Kampung Siboru dan Kampung Sipatnanam. Selain itu pemerintah juga perlu memperhatikan pembangunan ekonomi masyarakat   di sekitarnya supaya mereka   nanti bisa merespon perubahan social yang akan terjadi dan tidak menjadi masyarakat marginal yang terpinggirkan.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Sesuai dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2011-2016  bahwa kearifan local  merupakan hal yang sangat penting untuk dipertahankan. Kearifan local tentu terlahir dari budaya masyarakat dan lingkungan   terutama  adat. Di Kabupaten Fakfak ini ada satu lembaga/ dewan adat yang sangat kuat dan selalu memberikan perhatian untuk kemajuan daerah ini  yaitu Dewan Adat Bahammata.  Karena perhatiannya yang begitu besar untuk tanah ini dan daerah yang kita cintai ini  maka mereka selalu dianggap sebagai kelompok ektrim oleh pemerintahan masa lalu dan kurang mendapat perhatian. Untuk itu kami dari Fraksi Democrat Kerakyatan menyarankan kepada pemerintah supaya menghargai kegiatan-kegiatan dewan Adat Bahammata terkait dengan  nilai-nilai kearifan lokal, memperhatikan pengurus  Dewan Adat Bahammata serta berkenan memfasilitasi pembangunan Rumah Dewan Adat Bahammata.
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Melihat persolan kebutuhan masyarakat yang berkepanjangan hingga saat ini terutama masalah  Listrik yang setiap menit hidup-mati, Air dari PDAM  yang tidak mengalir dan BBM yang langka di SPBU seakan daerah ini tidak memiliki pemerintah yang bisa mengatur semua itu  dengan baik.  Oleh sebab itu kami dari Fraksi Demokrat Kerakyatan meminta keseriusan pemerintah untuk mengatasi  ketiga persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat tersebut.
Perlu kami sampaikan bahwa menyangkut persoalan BBM pada SPBU  ini telah terjadi dari waktu ke waktu, padahal para supir angkot dan masyarakat pengguna BBM lainnya telah berulang-ulang melakukan unjuk rasa guna   menyampaikan aspirasi dan permasalahan kelangkaan BBM pada SPBU baik kepada DPR maupun kepada  Bupati, namun  hingga saat ini persoalan kelangkaan BBM pada SPBU tersebut belum juga dapat teratasi. Untuk itu kami dari Fraksi Demokrat Kerakyatan meminta kepada saudara Bupati supaya segera melakukan kajian dan evaluasi terhadap pengelolaan SPBU  guna mengetahui akar permasalahan yang sesungguhnya serta   mencari solusi pemecahan masalahannya.

Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Setelah melihat dengan cermat tentang rencana program/kegiatan Tahun 2012 ternyata pokok-pokok pikiran dewan yang tidak  terakomodir pada RAPBD Perubahan tahun 2011 juga tidak diakomodir pada RAPBD tahun 2012. Untuk itu maka kami Fraksi Democrat Kerakyatan mengingatkan kepada saudara Bupati  bahwa pokok-pokok pikiran dewan yang keluar dari mulut dewan pada sidang paripurna dewan jangan maknai   hanya sekedar nyayian seorang pengamen dipinggiran jalan, tetapi tolong hargai  dia paling tidak seperti bunyi roda kenderaan yang kempes di tengah jalan ...supaya ada pikiran untuk menambalnya.    
Saudara Bupati, Sidang Dewan Yang Mulia  dan Hadirin yang kami hormati...
Sebelum mengakhiri padangan Umum Fraksi Demokrat Kerakyatan kami memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap capaian kinerja pemerintah daerah saat ini dibawah kepemimpinan saudara Bupati Moh.Uswanas dan Saudara Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik yang dalam Satu Tahun Dua Puluh Satu Hari menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati telah terlihat berbagai kemajuan pembangunan terutama pembangunan infrastruktur yaitu jalan dalam kota sudah cukup bagus, pembangunan rumah Sakit, pembangunan kantor Pemerintah terpadu dan Bandara Internasional di Siboru, pembangunan Politehnik, Penyelesaian masalah STIKIP serta penambahan quota BBM yang diperjuangkan pemerintah daerah.   Kemudian  dalam kurun waktu yang begitu singkat dapat menghadirkan beberapa menteri dan perwakilan menteri untuk melihat perkembangan pembangunan di daerah ini. Namun ada rasa kecewa dari Fraksi Demokrat kerakyatan terhadap tingkat kehadiran kepala SKPD dan Kabag-Kabag di setiap SKPD untuk ikut serta pada setiap jalnnya Sidang-Sidang Dewan.    
Demikian Pandangan Umum Fraksi Demokrat Kerakyatan terhadap RAPBD Kabupaten Fakfak Tahun 2012, atas perhatiannya kami ucapkan  terima kasih. Wassalamu Alaikum Wr Wb. Syalom......
Fakfak 27 Desember 2011
Fraksi Demokrat Kerakyatan DPRD Kabupaten Fakfak  
           Ketua / Pelapor

SEMUEL HEGEMUR,SE
Fraksi Demokrat Kerakyatan :
KETUA                      : SEMUEL HEGEMUR, SE
WAKIL KETUA        : ANDREAS HOMBORE
SEKRETARIS            : ABDULRAHMAN MOHMIANGGA
ANGGOTA               : GODLIEF HEHAKAYA,SE
                                   : ISKANDAR TASSA, AMd
                                   : WILHELMINA WOY
                                   : H. EFENDI,S.Hi
                                   : AYUBA PALEMBANG


0 komentar:

Poskan Komentar

RECENT

Popular Posts

Blog Link

Pengikut

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. ( Benjamin Franklin ) # Orang yang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu. ( Hugh Downs )# Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi. ( Jawaharlal Nehru ) # Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan. ( Confusius ) # Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan ialah berbuat sebaik - baiknya dan berbahagia pada hari ini. (Samuel Taylor Coleridge ) # Kesalahan terbesar yang bisa dibuat oleh manusia di dalam kehidupannya adalah terus-menerus mempunyai rasa takut bahwa mereka akan membuat kesalahan. ( Elbert Hubbard ) # Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita jatuh. ( Confusius ) # Semua orang tidak perlu menjadi malu karena pernah berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana daripada sebelumnya. ( Alexander Pope ) # Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah. ( Kahlil Gibran ) # Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. (Andrew Jackson) # Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai. ( Schopenhauer ) # Tidak ada pelaut ulung yang dilahirkan dari samudera yang tenang, tapi ia akan dilahirkan dari samudera yang penuh terpaan badai, gelombang dan topan ( D Farhan Aulawi ).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...